Pages

Friday, January 13, 2012

Meninggalkan Rolling Stone Indonesia

Halo Blogspot, saya punya kabar terbaru.

Entah ini kabar baik atau kabar buruk. Tergantung dari sisi mana kita memandang. Hari ini adalah hari terakhir saya bekerja di Rolling Stone Indonesia, setelah lebih dari tiga tahun bekerja di sana [sejak Mei 2008 tepatnya]. 

Hmm, dari mana mulainya ya. 

Sudah beberapa bulan atau hampir setahun terakhir ini, saya sibuk dengan pekerjaan sampingan sebagai penyiar dan MC. Sejak Agustus tahun terakhir malah sibuk menjadi stand up comedian. Nah, akhirnya tiba juga saya pada momen harus memilih antara tetap di kantor atau sibuk di luar kantor. Sebenarnya tak memilih juga sih, karena memang saya tak diberi pilihan, melainkan langsung dihadapkan pada situasi untuk meninggalkan kantor. 

Menjadi jurnalis di Rolling Stone [ingat ya, Rolling Stone, tanpa S, bukan Rolling Stones karena itu adalah nama band Mick Jagger dkk. Maaf mengoreksi, orang sering salah menulis soalnya.] adalah salah satu pekerjaan impian saya. Bahkan sebelum majalah ini terbit di Indonesia, saya sudah memimpikannya. Saat itu sih, saya tak pernah berpikir bahwa mimpi ini akan jadi kenyataan suatu hari nanti. Salah satu faktornya ya, waktu itu saya tak mengira bakal ada orang yang mau mengeluarkan uang begitu banyak untuk membayar lisensi majalah ini. Apalagi majalah musik punya catatan buruk, karena sebagian besar majalah musik tak mencapai umur sepuluh tahun, rata-rata malah berumur hanya lima tahun. 

Tapi ternyata mimpi itu terwujud. Mungkin benar pepatah atau apalah itu yang bilang, jika kamu bisa memimpikannya, maka kamu bisa mewujudkannya. Meskipun sampai sekarang saya bermimpi ingin bisa terbang seperti Superman tapi belum terwujud juga. Haha. 

Terlalu banyak kenangan manis yang bisa ditulis di sini. Singkatnya begini deh: bekerja di Rolling Stone itu adalah saya rasa mimpi sebagian besar pecinta musik yang juga ingin jadi jurnalis. Saya dibayar untuk melakukan pekerjaan yang saya suka di institusi bergengsi. Dibayar untuk mendengarkan musik, menonton konser, ngobrol dengan musisi, dan menuliskan itu semua. Selain jadi musisi yang laris manis, tentu saja itu menempati urutan kedua dalam konteks pecinta musik. Hehe. 

Oke, sekarang mari kita bicara mimpi saya berikutnya.

Saya selalu ingin menerbitkan buku. Memang, saya sudah punya dua buku. Yang satu adalah biografi tentang Michael Jackson berjudul The King Is Dead. Ini sebenarnya hanya terjemahan dari kumpulan tulisan tentang Jacko dari berbagai sumber dan dua buku. Saya menerima job ini murni karena uang. Apalagi waktu itu sedang dalam proses butuh uang muka buat menyicil rumah. Akhirnya, buku ini dikerjakan dalam waktu dua minggu! Heran juga dengan hasilnya. Mungkin juga karena waktu itu belum punya akun twitter, jadi lebih bisa fokus ya. Haha. 

Buku kedua adalah novel adaptasi dari film Generasi Biru karya Garin Nugroho. Ini film dengan bintang utama Slank. Filmnya tak disukai banyak orang, karena aneh. Tapi saya suka, karena di film ini, Garin membuat Slank menari sesuai koreografi. Dan ekspektasi saya terhadap film Garin memang sudah pasti pusing, jadi ya sudahlah, saya siap dengan kenyataan bahwa film itu membuat kening berkerut. 

Saya tak puas dengan dua buku itu, karena bukan murni karya saya. Makanya, sekarang saya sedang menyusun dua buku. Satu novel yang berdasarkan kehidupan saya sebagai jurnalis selama tujuh tahun. Satu lagi biografi band hardcore legendaris dari Bandung.

Selain jadi penulis buku, saya juga ingin punya acara bincang bincang di televisi. Saya rasa dengan kemampuan saya mewawancara dan sedikit cita rasa humor, saya bisa jadi pembawa acara yang baik. Yah mudah-mudahan ada petinggi televisi yang membaca ini.

Ya sudahlah, segitu saja dulu. 

10.50 WIB
Jakarta, Jumat, 13 Januari 2011. 
Dari meja kerja saya di lantai 3, kantor Rolling Stone Indonesia.

57 comments:

  1. Sukses terus Kang Soleeh :)Iya tuh kayaknya seru kalo bikin Talkshow sendiri..

    ReplyDelete
  2. Tetaplah menulis dan berkarya, Kang Soleh, semoga sukses :)

    ReplyDelete
  3. Jujur kang, artikel2 RSI yg paling bisa saya nikmati itu cuma yg ditulis ama ente, kalo Adib ga sreg buat saya, yg lainnya netral. Kalo ente keluar, saya bakal mikir2 lagi buat beli RSI ke depannya.

    ReplyDelete
  4. Maju terus Kang! Tetap Berkarya di mana pun.

    ReplyDelete
  5. zeke khaseli pasti demen nih. haha :D

    ReplyDelete
  6. waah.. jangan sampe keluar RSI masuk MLM ya.. hahaha..

    sukses terus lah kang.. rizki mah dimana wae.. yang penting itu ridho Allah swt..

    ReplyDelete
  7. Semangat bang!!! Kejarlah smua mimpi2 mu!!

    ReplyDelete
  8. Sukses terus, mas Soleh! :D
    Teruslah bermimpi & mewujudkannya! ;)

    ReplyDelete
  9. Talkshownya yang 'hardcore' donk...(dalam konteks cadas ataupun porno)

    ReplyDelete
  10. keluar dari zona nyaman dan mengejar passion, begitu kah kang soleh?

    ReplyDelete
  11. sukses kang soleh!!! kalau talk show kang soleh kurang jelek dibanding tukul

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Semoga sukses dan semua impiannya tercapai ya Om Soleh :D

    ReplyDelete
  14. Change nurtures the seeds of new creativity :))
    Good luck Soleh!! Look forward to reading your novel...

    ReplyDelete
  15. bercita-citalah setinggi mungkin, biarkanlah langit yg membatasi , dan allah yg memilah apa yg pantas untuk kita. semangatttttt.....

    ReplyDelete
  16. The best walk. Perjalanan yang amat sangat menarik. Suka sama semua artikelnya gan pada bagus susunannya, emang gak salah kalo jadi jurnal. So must go on, pilih jalan yang terbaik.

    ReplyDelete
  17. Ayo bang.. semangat, ha ha

    Soleh..soleh 20X,Congli congli..
    Astafirullah..

    keren bang Nge-MCnya.. StandUpnya juga..
    Sukses bang!!

    ReplyDelete
  18. Hidup di jalan yang baru ya bang? emang cicilan rumahnya blum kelar ya? peace, hehehe...

    Keluar dari sarang yang empuk dan nyaman untuk mencoba sesuatu yang lebih menantang adrenaline di dunia luar, mantap deh, banyakin bersabar dan tawakkal bang :D

    ReplyDelete
  19. Semoga ini pilihan yang terbaik Kang Soleh, tetap berkarya di jalur apapun itu.

    ReplyDelete
  20. Good luck Soleh, berkarya dengan lebih baik lagi... =D

    ReplyDelete
  21. Selamat datang (kembali) di Blogspot :D. Meskipun udah gak di Rolling Stone lagi, saya harap oom tetep buat tulisan yang bermutu ya. Padahal dulu saya pingin jadi jurnalis trs kerja di RSI gara2 oom heheh :p

    ReplyDelete
  22. selamat menempuh hidup baru kak Solehhh!!

    ReplyDelete
  23. Padahal di Rolling Stone, Majalah tersebut jadi berwarna. Jadi mikir kalo pergi ke rilis parti kang. :)

    ReplyDelete
  24. Gak ada situ di RS,majalah tersebut jadi gak berwarna aja.

    ReplyDelete
  25. goood luck kang solehhh
    jdi sering bsa tampil lebih sering di tv.....

    ReplyDelete
  26. saya suka gaya bicara kang soleh, selalu jujur dan apadanya, sukses terus kang soleh :D

    ReplyDelete
  27. saya suka gaya bicara kang soleh, selalu jujur dan apa adanya, sukses selalu kang soleh :D

    ReplyDelete
  28. Benar kata orang. Tak bertemu, maka tak kenal. Ada kan pepatah gitu?
    Dari penampilannya sbg comic, bang soleh ini 'jeprut' ya. Tapi, tulisan di blognya sungguh serius sekali.
    Onani bang, onani. 'OH! ENAK, NIH..' hahahaha.
    hidup soleh, soleh, soleh!

    ReplyDelete
  29. HAHAHA...SUKSE DECH BANG UNTUK PEMBUATAN BUKUNYA...
    MUDAH"AN ADA MALAIKAT LEWAT YG BACA CITA" KAMU DI BLOG TRUS BISA SAMPEAI KEJADIAN DECH,....AMINN..
    ASALA JANGAN LUPA MA AKU AJA BANG..
    HEHEHEHEH...#BERUSAHA MEMUJI#

    ReplyDelete
  30. Apapun itu semoga sukses kang, asal jangan bikin boyband aja haha

    ReplyDelete
  31. aamiin kang! akang begitu piawai dalam membawa suasana kang dilihat waktu itu tatkala kang soleh menjadi moderator di sebuah talkshow. goodluck!

    ReplyDelete
  32. yang penting ga ninggalin rumah kang hahaha...sukses olwes

    ReplyDelete
  33. semoga sukses ya dan makin lucu.. :) BTW blognya jarang diupdate ya..

    ReplyDelete
  34. Mas Soleh saya bermimpi diwawancara oleh wartawan sekelas Mas soleh..saya baca artikel yg mas tulis sejak tahun 2002, sewaktu masih di MTV Trax mag..visite my blog and you'll see about my band..just check it out...sukses mas Soleh

    ReplyDelete
  35. Apapun pilihan Akang Soleh, saya doa'kan semoga selalu diberkahi Allah. Sering-sering posting ya Kang...

    Salam kenal,
    Ika Candra

    ReplyDelete
  36. Cerita yg sangat horor bang.. "-_-)

    ReplyDelete
  37. Wwooooww...akang soleh punya Blog...Asik nih,,,,bisa simak2 kang...

    ReplyDelete
  38. kenapa ga mulai dari youtube aja pang sebagai preview entar kalo bagus pasti tv ngelirik

    ReplyDelete
  39. Kang soleh, apapun yang terjadi gudlak yah, tapi punten eta bekgron blogna tong hideung, abi lieur macana, cik gentos kunu bodas meh bengras, heee, nuhun

    ReplyDelete
  40. skrng khan dah banget duit kang soleh, apalagi dari stand comedy, gmn cicilan rumahnya dah lunas.he..he..

    ReplyDelete
  41. I read your interview in Marketeers magazine. Dari baca itu lah Saya penasaran sama your blog.

    Go ahead!

    ReplyDelete
  42. maju terus tetep ngeblog ma standup comedian...hahahha

    ReplyDelete