Tuesday, April 03, 2007

Laki-laki dan Patah Hati





Wahai
laki-laki, berhati-hatilah kalau kamu patah hati.






Kemarin,
saya baca puisi di salah satu multiply teman. Saya kira isinya puisi cinta,
puji-pujian terhadap kekasih. Ternyata, puisi yang cukup panjang itu puisi
patah hati. Dia ditinggalkan kekasihnya dengan alasan tidak bisa selalu ada di
sisinya, karena sibuk. Dan laki-laki lain masuk menyalip. Begitu kira-kira.






Saya
juga kaget. Padahal, mereka tampak mesra. Dan saya tidak pernah mendengar dia
mengeluh. Mereka bicara soal masa depan. Dan saya rasa mereka cocok. Ternyata
dugaan saya salah. Seperti juga dugaan teman saya.






Saya
tidak akan bicara soal itu lagi. Tapi, soal betapa kadang-kadang laki-laki suka
berbuat bodoh ketika patah hati. Puisi teman saya itu, ahem, bagaimana ya
mengatakannya, lebih cheesy dari lirik lagu pop cengeng. Ini bukan berarti saya
tidak bersimpati kepada si teman. Saya tau rasanya sakit hati. Saya juga pernah
mengalaminya. Dan karena itu, saya yakin, begitu si teman sembuh dari sakit
hati, punya pacar lagi yang lebih baik dari si mantan, dia bakal mengingat
perbuatannya itu dengan senyuman.






Seperti
juga saya mengingat perbuatan ketika patah hati dulu.






Pelampiasan
sakit hati saya tidak lewat mabuk-mabukan. Selain mencari kecengan-kecengan
baru yang secara tidak disadari punya kemiripan dengan si mantan, saya
lampiaskan kekesalan lewat coretan tembok.






Sejak
SMA, saya senang sekali mencorat-coret tembok. Vandalisme lah. Nah, di
masa-masa galau itu, saya penuhi tembok kampus dengan tulisan saya. Kutipan
lirik dari The Rolling Stones, Slank, hingga The Beatles yang saya rasa bisa
mewakili perasaan saya waktu itu, saya tulis di mana-mana. Dengan spidol hitam.
Dan tidak jarang, ukuran mereka cukup besar dan mencolok.






“Kau
akan menyesal waktu kau tau siapa diriku.”






“Biar
ku bakar sejarahmu dari otakku.”






“Please
tell me you love me. Stop driving me mad. You’re the sweetest little woman, that I
ever had.”







Bahkan,
saya gambar wajah si mantan, serta dua perempuan target saya yang baru. Di
bawah si mantan, saya tulis “you used to be my party doll. But now you say the
party is over.” Di bawah target satu, saya tulis, “I don’t know why I say
hello, you say good bye.” [karena setiap kali saya bilang ingin main ke rumah
dia, selalu menghindar, dan saya tidak pernah dikasih kesempatan ngobrol lama.
haha.] di target satu lagi, saya lupa saya nulis apa.






Saya
juga menulis nama target lain [dengan ukuran yang besar], di tembok kampus.
Karena namanya cukup unik. Seperti nama pendekar di tokoh silat. Maklum, dia
perempuan berdarah Cina dengan nama Cina. Ini membuat dia takut rupanya. Ada senior yang baru
ngajak kenalan, langsung nulis nama dia besar-besar di tembok.






Yang
paling memalukan, terjadi waktu diadakan acara musik di kampus. Salah satu
kecengan saya, menjadi vokalis. Bersama teman-teman yang sudah tua-tua juga,
saya ada di mulut panggung. Tidak ada yang berani mengganggu kami. :p Teman-teman
saya yang lain, mabuk minuman. Agaknya wajar kalau mereka mengeluarkan
kata-kata yang norak, seperti “Neng baokna meni ngambay!” [silakan tanya ke
orang yang mengerti bahasa Sunda apa artinya].






Dan
saya, ketika si kecengan bernyanyi, saya berteriak-teriak, “Geuliiiis euy!
Geulis pisaaaan!” sambil melemparkan badan saya ke belakang, ke arah kerumunan
orang-orang. Hanya bedanya, saya tidak lompat dari atas panggung. Hanya dari
mulut panggung.






Mantan
saya ada di acara itu. Menyaksikan dari barisan belakang. Bersama lelaki yang
baru dekat dengannya. Saya panas. Cemburu. Merasa seperti pecundang. Mantan
saya sudah punya orang baru, saya, kecengan pun gagal semua. Teman-teman mantan
saya, mengira saya mabuk, makanya berbuat seperti itu.






Sekarang,
kalau mengingat kejadian itu saya jadi malu sendiri. Walaupun, kalau
dipikir-pikir, banyak cowok yang begitu. Teman saya yang lain, malah menulis
lirik “Sorry, I can’t be perfect,” di kertas yang selalu disimpan di dompetnya.






“Rajin
sholat aja bisa galau begitu. Apalagi kalau dia nggak pernah sholat ya,” kata
seorang teman sambil tertawa.






Dan
sekarang, setelah bahagia, saya jadi berpikir, seharusnya tidak usah seheboh
itu juga menyikapi patah hati. Toh, belakangan malah bersyukur, karena bisa
bertemu orang yang lebih baik.




Tapi,
lebih mudah bicara daripada melakukan.






48 Comments:

Anonymous yelli ordinary people said...

^_^
KAn jadi ada kenangannya

April 03, 2007 6:28 PM  
Anonymous Nadia Yustina said...

luar biasa, soleh!!!

April 03, 2007 6:30 PM  
Anonymous ernest prakasa said...

anjis. 6 taon gue di bandung, ga perna denger ada yg ngomong gini...bahkan di terminal kopo sekalipun...

April 03, 2007 6:38 PM  
Anonymous soleh solihun said...

nadia: hahaha.

ernest: elu belum pernah ketemu temen-temen gua sih nest. :D

April 03, 2007 6:39 PM  
Anonymous Nita Sellya said...

ngomong jorok ya Leh? *gak ngerti basa sunda*

April 03, 2007 6:49 PM  
Anonymous soleh solihun said...

yah begitulah nit.

April 03, 2007 6:57 PM  
Anonymous Andreas Purwanto said...

Halah si Soleh kemungkinan besar mabok teh botolnya mang udin hungkul.. hahahaha

April 03, 2007 7:14 PM  
Anonymous soleh solihun said...

paling parah mah, ya mabok cinta tem. hahaha.

April 03, 2007 7:18 PM  
Anonymous hagi hagoromo said...

gw nggak kayak gitu Leh.
cuma, menara radio fikom sekeloa aja yang gw panjat sampe puncaknya.
dan anak-anak pada khawatir gw mau loncat dari atas sana..
hahaha!

April 03, 2007 7:27 PM  
Anonymous An . said...

wah, leh. gue juga malu kalo mengingat perbuatan ketika patah hati. jadi pas baca-baca arsip blog, gue baru nyadar, kalo ternyata pas patah hati itu gue gak mandi 9 hari! sampai gue tulis tuh ngapain aja, aduh! pas bacanya mah jadi bingung, kok waktu itu setolol itu ya.

memang patah hati itu dapat mendatangkan mudharot, leh!

April 03, 2007 7:44 PM  
Anonymous Felix Dass said...

Gue mencoba mengorganise ulang blog gue dan kembali ke tulisan2 lama gue tentang sejumlah perempuan yang pernah mampir dalam hidup gue dan meninggalkan hati yang patah. Emang lucu sih kalo diinget2. Apalagi dengan ceritanya masing2.

April 03, 2007 7:46 PM  
Anonymous dewi deme said...

Kayaknya gw tau kisah-kisah coretan di tembok di kampus itu, Leh...hueheheheh. Dan jangan-jangan ada salah satu cerita tentang temen gua yak. ;)) Dan gw juga tau cewek vokalis berinisial F (?) itu, huahahaha. Loh kok jadi ketawa-ketawa gini. Hihihihi.

Ikut seneng deh untuk dirimu yang telah bermetamorfosis menjadi Soleh yang bahagia. :) Kalau gw sih, pasangan berbahagia, yang berbeda agama. Hummmmmm. *anjis, jadi kecolongan curhat.;p*

April 03, 2007 8:24 PM  
Anonymous Gucap BadSectors said...

aaahhh...yeah..." i used to love her...but i had to kill her!"

April 03, 2007 8:31 PM  
Anonymous soleh solihun said...

oh, kalo temen lu mah, gak pernah gua coret2in namanya me. santai aja. waduh, entah kenapa detik ini gua nggak bisa mengingat nama si vokalis itu.

jangan khawatir me, gua mendoakan ko, si ricky pindah agama. convert jadi mualaf. :D

April 03, 2007 8:33 PM  
Anonymous tika as lowquacity underciter said...

gue tau gue patah hati kalau lirik2 lagu cengeng tiba2 terasa relevan.... dan gue mendengarkan 'Kangen Band' sambil terisak dan mengangguk-angguk setuju..."Bener banget lu Cing! Uhhuuuuwuuuuwuuuu"

April 03, 2007 9:02 PM  
Anonymous pelacur korporat said...

hah gue juga..kalo patah hati atau dalam kesulitan percintaan yang pelik seringkali berimbas ke degradasi apresiasi seni. sering kali pas nangis (pelan2 tentunya) gue mikir 'anjing, gue nangis sambil dengerin Element, pake singalong kecil2an lagi..taik abis gue'..tapi ya jalan terusss....bilaaa akuuuu harus mencintaiiii..huaaaaaaaaawaaaaawaaawaaaaa

April 03, 2007 9:14 PM  
Anonymous soleh solihun said...

hahahaha. dan kayaknya sekarang kita tau kenapa lagu-lagu pop cinta nan cengeng itu, bisa disukai banyak orang, bukan?

kalo soal lagu sih, gua pernah sangat menyukai album cintailah cinta-nya dewa, waktu ditolak cewek.

tapi, untungnya, pas patah hati karena diputusin itu, iwan fals ngeluarin album in collaboration with. minimal, gua bisa menikmati kesedihan ditemani lagu "aku bukan pilihan" yang dinyanyikan musisi kesukaan gua.

April 03, 2007 9:22 PM  
Anonymous Lika Aprilia said...

kalo coretan di tembok yang berbunyi "zholech, 7 years in fikom" itu gak ada hubungannya sama patah hati kan?
btw, puisi yang ada di blog sang lelaki yg patah hati karna wanita bernama **** itu memang cheesy yah.. hehehe.. tapi dimaklumi lah.. nulisnya pake hati bo! huhu..
tapi, seperti kata teman saya, "Someday you'll laugh about this.."

April 03, 2007 9:39 PM  
Anonymous anggia elgana said...

ckckck..ternyata semua gosip yg gw denger di kampus itu bener..ckckck...
(geleng-geleng kepala dgn tampang sok tau)

April 03, 2007 9:44 PM  
Anonymous Felix Dass said...

Di album itu ada lagu Air Mata. "Menangislah, bila harus menangis..." Cakep tuh kata.

April 03, 2007 10:04 PM  
Anonymous amanda syarfuan said...

bakaaaaar, bakaaaaaaar!!!! huahuahuahahuahuahuahuhaua *ala fpi*

April 03, 2007 10:14 PM  
Anonymous grooveboxita . said...

anjis, yang ini lucu pisan siah huahuahuahuahuahuahua..

April 03, 2007 10:20 PM  
Anonymous tika as lowquacity underciter said...

kok belum ada yang translate sih? apa itu artinya? apa itu? apaaaa?

April 03, 2007 11:45 PM  
Anonymous Citra Lukita said...

huahahaha..gue masih inget banget bentuk tulisan & gambarnya. kalo gak salah dilakukan bareng teman bernisial "B" kan?
btw nama mantan lo sama teman pembuat puisi itu sama ya? ups.. *ngibrit

April 03, 2007 11:57 PM  
Anonymous Lika Aprilia said...

jangan ah, pornografi... ntar ada front "pembela" agama tertentu yang komen disini trus demo dan memboikot multiply soleh.. xp

April 04, 2007 1:01 AM  
Anonymous grooveboxita . said...

tik.. japrian aja sini tak kasi tau.. ditanggung lu pasti doyan yang gini gini kekekekek

April 04, 2007 2:08 AM  
Anonymous Jia e said...

anjrit!! eta di kampus? parah.

April 04, 2007 9:06 AM  
Anonymous Jia e said...

biarkan saja orang2 sunda yang ngerti...klo pengen tau artinya PM soleh aja...:p

April 04, 2007 9:08 AM  
Anonymous Sita Dewi said...

bahasa sunda itu tentu saja artinya putus cinta jangan disesali..

ah, ternyata bukan perempuan aja yang bodoh.. hhihihihi

April 04, 2007 9:47 AM  
Anonymous veronica kusuma said...

yaampyuuun, mas soleh. Kayaknya emang gitu ya, kita sering melakukan hal-hal yang memalukan di waktu muda dan menyesalinya di usia 40. Tapi heboh ya pengalaman mas soleh:p. Aku dulu juga pernah begitu, tapi gak vandalis sih, paling nangis berhari-hari. Sekarang mah boro-boro nyari orang baru hehe.

April 04, 2007 11:09 AM  
Anonymous Jia e said...

mending vandalis...eksis....(setidaknya ada karya tertoreh...halah....)
klo nangis berhari-hari, rugi! :p

April 04, 2007 11:34 AM  
Anonymous ira Qodariah said...

“Neng baokna meni ngambay!
hahahahaha... buset dah..

April 04, 2007 3:08 PM  
Anonymous arian tigabelas said...

ah. kacau Unpad mah. xp

April 04, 2007 5:55 PM  
Anonymous soleh solihun said...

lebih ekspresif dibandingkan itb nya yan? :D

April 04, 2007 6:04 PM  
Anonymous arian tigabelas said...

iya. hebat yang tua-tua masih pada dateng ke Ospek atau acara kampus Unpad. ITB mah cuman bisa bikin t-shirt kontroversial gitu dhueehh. :D

April 04, 2007 6:19 PM  
Anonymous Ru . said...

seorang teman yg patah hati mencoret-coret foto perempuan yg dulu-dipuja-sekarang-dibenci dengan spidol hitam: kasih kumis, gigi diitemin, codet di pipi, kasih tutup mata bajak laut; lalu dipasang di sasaran bidik di Unit Panah yg di kampusnya. dia giat berlatih. terlepas apakah dia bakal menjadi atlet panahan yg handal, yg jelas kekesalannya lumayan terlampiaskan.

April 04, 2007 7:19 PM  
Anonymous shiny littlestar said...

ya tuhaaaaaaaan!!!!!!
huahhahahahahahahha....
untung aku enggak pernah baca!!!
kalo enggak....
hehehe..

April 10, 2007 2:26 PM  
Anonymous Syauqy Lukman said...

easier said than done... tapi tahu sendirilah aya nu geus sura-seuri ayeuna...

April 11, 2007 2:12 PM  
Anonymous irma chantily said...

soleeeh..inginnya jika kita memang bisa membakar sejarah seseorang dari otak kita...huhuhuh...

April 11, 2007 7:49 PM  
Anonymous soleh solihun said...

gua ngerti perasaan lu me. percayalah. sabar ya. saat2 yang lebih baik pasti datang :D

April 11, 2007 7:56 PM  
Anonymous Bayu Kurnia Prasetya said...

leh, ngaran vokalis teh si Echa. sering digeroan Echa Kermit (ceuk Mang Obi). maneh pura-pura poho ato emang beneran poho? JASMERAH, leh! Inget, urang saksi hirup kejadian eta....

April 12, 2007 3:32 PM  
Anonymous soleh solihun said...

nya beneran poho atuh bay. jang naon urang pura2 poho.

April 12, 2007 5:52 PM  
Anonymous Bayu Kurnia Prasetya said...

bisi weh. kalo berhadapan dengan masa lalu nu memalukan, jelma-jelma biasana sok ngadadak amnesia.

April 18, 2007 11:50 PM  
Anonymous Bayu Kurnia Prasetya said...

bisi weh. kalo berhadapan dengan masa lalu nu memalukan, jelma-jelma biasana sok ngadadak amnesia.

April 18, 2007 11:51 PM  
Anonymous teguh wicaksono said...

saya pernah membakar salah satu buah zakar waktu tau si DOI selingkuh. sekitar 5 tahun lalu..
untung gpp.. hehe..

April 21, 2007 5:58 PM  
Anonymous devi apriani said...

wow..si mantan itu saya yah?

May 03, 2007 4:35 AM  
Anonymous Diade Riva Nugrahani said...

Waw.. Kang Sol tapi sekarang mendapatkan yang jauuuuuuuuuuh jauuuuh lebih baik kannn? hueheeheeeeeee, si Item Eksotis Teaaa..(bukan teta tapi Teaa..)halah apaan siy..

May 22, 2007 5:50 PM  
Anonymous nobita dodol said...

jadi ingat tulisan seorang soleh solihun di saat saat sedih itu??Kenapa harus malu??

itulah kehidupan,biarkan mereka dgn masalahnya kerena tiap orang pasti akan mengalami itu.
inilah proses pendewasaan dan pencarian diri mereka dan itu bukan hal klise ataupun pepesan kosong tapi realita kehidupan.manusiawilah.

kalau berhasil melewatinya itu berarti dia telah naik tingkat atau naik level dalam pemahaman hidup.Tapi kalau gagal..ditunggu saja sampai dia bisa berhasil. :)

asal jangan sampai bunuh diri saja [manusia bodoh]

jika engkau seorang temannya.jadilah temannya disaat itu,tinggalkan sendiri dirinya dan datanglah disaat yang tepat tuk membangkitkannya :p

sekarang lihatlah,ketika kubaca kata katamu diatas.hebatnya seorang soleh solihun akhirnya bisa menulis kata kata itu dan dia menulisnya dengan tersenyum,hihihihihi

kep smile..mohon maaf numpang berkomentar dan mohon maaf jika ada kata kata yang tak berkenan.senang mengenalmu dengan perubahanmu walau kita tak saling mengenal.

dan bukan bermaksud sok tahu..cuma numpang berkomentar :P

-thx-

June 13, 2007 2:03 AM  

Post a Comment

<< Home